Posts

Showing posts with the label Kinematika Dengan Analisis Vektor

Materi Kinematika Dengan Analisis Vektor di SMA kelas X Semester I

Image
Materi kinematika dengan analisis vektor merupakan materi bab pertama yang akan kamu pelajari di kelas XI semester pertama. Dalam beberapa buku bab pertama ini diberi judul yang berbeda-beda, msialnya kinematika, persamaan gerak, kinematika gerak, analisis gerak, analisis gerak dengan vector, dan gerak dalam dua dimensi. Walaupun judul dalam bab pertama ini berbeda-beda, tetapi materi yang dibahas sama. Di kelas X semester 1 kita sudah mempelajari materi vektor, gerak lurus, dan gerak melingkar. Nah di kelas XI, kita akan mempelajari materi dari gabungan tiga bab di kelas X yakni kinematika dengan analisis vektor. Jadi untuk menguasai materi ini, kamu harus menguasai konsep dasar dari materi tentang vektor, gerak lurus dan gerak melingkar di kelas X, karena akan digunakan pada pembahasan di bab I ini. Konsep dasar yang kamu harus kuasai dalam mempelajari materi pada bab I ini yakni: Untuk gerak lurus , konsep dasar yang harus kamu kuasai yakni: Pengertian gerak dalam fisika Titik acua...

Menentukan Vektor Posisi Dari Fungsi Kecepatan

Image
Menentukan Vektor Posisi Dari Fungsi Kecepatan - Sebelumnya admin sudah membahas tentang kecepatan sesaat dalam satu dimensi dan kecepatan sesaat dua dimensi yang diturunkan (didiferensialkan) dari fungsi vektor posisi . Nah sekarang Mafia Online, akan membahas cara menentukan posisi suatu partikel dengan menurunkan fungsi kecepatannya. Konsep dasar yang kamu harus kuasai dalam memahami materi ini adalah konsep intergral.   Integral merupakan kebalikan dari turunan (diferensial). Adapun rumus integral secara matematis adalah: r = ∫x n dx r = (x n+1 )/1+n Untuk memantapkan pemahaman konsep integral silahkan simak contoh soal di bawah ini. r = ∫8t 3 dt r = (8t n+1 )/1+n r = (8t 3+1 )/1+3 r = (8t 4 )/4 r = 2t 4 Dalam arah sumbu-x, fungsi kecepatan suatu benda dapat diturunkan dari fungsi posisi yakni: v x = dx/dt Bagaimana menentukan fungsi posisi dari fungsi kecepatan? Posisi benda dapat dicari dengan mengintegralkan fungsi kecepatan, silahkan simak uraian berikut. v x =dx/dt d...

Kecepatan Rata-Rata Dalam Satuan Vektor

Image
Kecepatan Rata-Rata Dalam Satuan Vektor - Sebelumnya admin sudah membahas tentang kecepatan sesaat dalam satu dimensi dan kecepatan sesaat dalam dua dimensi serta dilengkapi dengan beberapa contoh soalnya. Postingan kali ini masih membahas tentang kecepatan yakni kecepatan rata-rata dalam satuan vektor. Sebenarnya materi tentang kecepatan rata-rata sudah dipelajari waktu di kelas X, sedangkan pada materi kali ini admin akan membahas analisis kecepatan rata-rata ditinjau dari perhitungan vektor. Kita ketahui bahwa secara matematis, kecepatan didefinisikan sebagai perubahan posisi (perpindahan) per satuan waktu. Lalu bagaimana dengan kecepatan rata-rata dengan satuan vektor? Silahkan perhatikan gambar di bawah ini. Perubahan posisi benda dari titik A ke titik B dalam waktu Δt Berdasarkan gambar di atas diketahui bahwa sebuah benda (partikel) dari titik A dengan vektor posisi r A kemudian berpindah posisi ke titik B dengan vektor posisi r B . Perubahan po...

Kecepatan Sesaat Dalam Dua Dimensi

Image
Kecepatan Sesaat Dalam Dua Dimensi - kami sudah membahas tentang kecepatan sesaat dalam satu dimensi , serta beberapa contoh soalnya juga sudah dibahas pada postingan tersebut. Postingan kali ini akan membahas tentang kecepatan sesaat dalam dua dimensi. Untuk lebih memudahkan memahami konsep ini, admin gunakan cara turunan fungsi vektor posisi untuk mencari kecepatan sesaat. Sekarang perhatikan gambar di bawah ini. Partikel bergerak dalam bidang xy Sebuah partikel bergerak dari posisi r 1 ke posisi r 2 pada bidang xy dengan posisi r merupakan resultan antara posisi x(t) dan y(t). Sebelumnya pada kecepatan sesaat dalam satu dimensi menggunakan konsep turunan untuk mencari kecepatan sesaatnya, maka pada kecepatan sesaat dalam dua dimensi juga berlaku hal yang sama, maka: v = d r /dt karena dalam dua dimensi maka r = x i + y j sehingga persamaannya menjadi: v = d(x i + y j )/dt v = (dx/dt) i + (dy/dt) j sedangkan besarnya kecepatan sesaat merupakan nilai m...